JENDRAL SUDIRMAN Cahaya Ramadhan Sudirman: Menumbuhkan Iman, Menebar Kebaikan
Bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan cahaya yang bukan hanya menerangi malam-malam ibadah, tetapi juga menyinari hati setiap insan yang merindukan kedekatan dengan Tuhan. Di sekolah, momentum ini menjadi ruang istimewa untuk menanamkan nilai keimanan, kepedulian, dan kebersamaan dalam keberagaman.
Sholat Dhuha Bersama, Mengawali Hari dengan Cahaya
Kegiatan Ramadhan diawali dengan sholat dhuha bersama yang dilaksanakan di tiga titik berbeda agar lebih khusyuk dan tertib.
-
Titik pertama dipimpin oleh Ahmad Samsul, S.Pd.
-
Titik kedua dipimpin oleh Wasis Suropranoto, S.Pd.
-
Titik ketiga dipimpin oleh Mahfud Saifudin, S.Pd.
Sebelum melaksanakan sholat, anak-anak berwudhu dengan tertib, belajar memahami bahwa kebersihan adalah bagian dari iman.
Setelah sholat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan hafalan surat-surat pendek dan Asmaul Husna. Anak-anak tidak hanya menghafal, tetapi juga diajak memahami makna di balik setiap ayat dan nama Allah yang indah. Inilah proses pendalaman iman yang dilakukan secara bertahap dan menyenangkan.
Pendalaman Iman dalam Kebersamaan dan Toleransi
Berbarengan dengan masa Prapaskah, Ramadhan juga menjadi momentum untuk meneguhkan nilai toleransi. Bagi siswa Kristiani dan penghayat kepercayaan, kegiatan pendalaman iman dibimbing oleh YF Advita Galih Pristiyan, S.Pd. dan Indriani Widiati, S.Pd.
Melalui kegiatan ini, sekolah menghadirkan ruang refleksi sesuai keyakinan masing-masing. Anak-anak belajar bahwa perbedaan adalah anugerah, dan kebersamaan adalah kekuatan. Inilah wujud nyata pendidikan karakter yang berlandaskan saling menghargai.
Gebyar Ramadhan: Sudirman Berbagi
Semangat Ramadhan semakin terasa melalui kegiatan Gebyar Ramadhan “Sudirman Berbagi.” Seluruh warga sekolah—GTK, PTK, komite, paguyuban wali murid, serta para siswa—bersatu menyisihkan sebagian rezeki untuk dibagikan kepada yang membutuhkan.
Kegiatan ini bukan sekadar berbagi materi, tetapi menanamkan empati dan kepedulian sosial sejak dini. Anak-anak belajar bahwa kebahagiaan sejati tumbuh ketika kita mampu memberi.
Zakat Fitrah: Mengamalkan Rukun Islam
Sebagai bagian dari pembelajaran nyata, sekolah juga melaksanakan zakat fitrah di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif untuk mengajarkan Rukun Islam yang keempat secara langsung, bukan hanya melalui teori di kelas.
Anak-anak memahami makna zakat sebagai bentuk penyucian diri dan kepedulian terhadap sesama. Dengan bimbingan guru dan dukungan orang tua, nilai-nilai keislaman dapat diimplementasikan secara konkret.
Sekolah sebagai Jembatan Nilai Kehidupan
Sekolah berupaya menjadi wadah sekaligus jembatan bagi peserta didik, tidak hanya untuk memahami konsep, tetapi juga menghidupi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata. Sinergi antara sekolah dan wali murid menjadi kunci agar pendidikan iman dan karakter berjalan selaras.
Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi bulan pembentukan jiwa. Melalui rangkaian kegiatan ini, cahaya Ramadhan diharapkan terus menyala di hati setiap anak membimbing mereka menjadi pribadi yang beriman, peduli, dan berakhlak mulia.
Cahaya Ramadhan telah menyinari sekolah. Kini, tugas kita bersama menjaga agar cahayanya tetap bersinar sepanjang masa. Advita_Tim Humas SD N Sudirman

-100x100.jpg)
-100x100.jpg)
-100x100.jpg)
(1)-100x100.jpg)
-100x100.jpg)
